Rabu, 06 Mei 2020

MANAJEMEN KEUANGAN

Pengertian, Fungsi dan Strategi Manajemen Keuangan - KajianPustaka.com



Heii guys !! Apa kabar kalian semua ? Semoga sehat selalu yaa. pada kesempatan kali ini mimin mau ngebahas hal yang gak kalah pentingnya nihh bagi kalian yang mau jadi seorang wirausahawan. Tahukah kalian bahwa salah satu rahasia kesuksesan bisnis adalah pandai memanage keuangan dengan baik dan benar? Lalu apa jadinya jika seorang wirausahawan tidak bisa memanage keuangannya sendiri ? wahhh pasti akan berdampak buruk yaa. Maka dari itu dala artikel ini mimin bakalan ngebahas tentang Manajemen Keuangan, just keep on reading ya guys.

MANAJEMEN KEUANGAN
Seorang manajer keuangan dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan.
Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer. Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam menjalankan suatu perusahaan tersebut.
Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun internal.
Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan atau aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, dan mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan.
Tujuan Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual, maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.
ANALISIS SUMBER DANA
8 Teori Manajemen Keuangan [Lengkap]Analisis sumber dana atau analisis dana merupakan hal yang sangat penting bagi manajer keuangan. Analisis ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana dana digunakan dan asal perolehan dana tersebut. Suatu laporan yang menggambarkan asal sumber dana dan penggunaan dana. Alat analisis yang bisa digunakan untuk mengetahui kondisi dan prestasi keuangan perusahaan adalah analisis rasio dan proporsional.
Langkah pertama dalam analisis sumber dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.
Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu:
1. Rasio Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka pendeknya.
2. Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur perusahaan.
3. Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.
4. Rasio Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
5. Rasio Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
6. Rasio Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.

ANALISIS PENGGUNAAN DANA
Seorang wirausaha atau Direktur/Manajer keuangan harus dapat mengawasi dan menentukan pengalokasian dana untuk berbagai kemungkinan penggunaan.
Penggunaan sumber dana harus sesuai dengan rencana serta sasaran pokok usaha sehingga dapat memaksimalkan keuntungan bagi pemilik modal dan kontinuitas pengembalian pinjaman.

Rencana dana harus ditetapkan terlebih dahulu dan ini merupakan bagian dari rencana usaha atau kelayakan usaha, dimana pengalokasian dana harus mengikuti prinsip pengelolaan keuangan yang telah ditetapkan dalam rencana tersebut.
Rencana penggunaan dana jangka pendek berupa; kas, surat berharga, piutang, dan persediaan termasuk dalam investasi aktiva lancar dan rencana penggunaan dana jangka panjang berupa; Tanah, gedung, pabrik dan peralatan termasuk dalam investasi aktiva tetap

ARUS KAS (CASHFLOW)
Arus kas (cash flow) adalah suatu laporan keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.

Laporan arus kas (cash flow) mengandung dua macam aliran/arus kas yaitu:
1.      Cash Inflow 
PENGERTIAN CASH FLOW - Zahir Accounting BlogCash inflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang melahirkan keuntungan kas (penerimaan kas). Arus kas mauk terdiri dari:
·         Hasil penjualan produk atau jasa perusahaan.
·         Penagihan piutang dari penjualan kredit.
·         Penjualan aktiva tetap yang ada.
·     Penerimaan investasi dari pemilik atau saham bila perseroan terbatas.
·         Pinjaman atau hutang dari pihak lain.
·         Penerimaan sewa dan pendapatan lain.
2. Cash Outflow
Cash outflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang mengakibatkan beban pengeluaran kas. Arus kas keluar (Cash outflow) terdiri dari:
·         Pengeluaran biaya bahan baku, tenaga kerja langsung dan biaya pabrik lain-lain.
·         Pengeluaran biaya administrasi umum dan administrasi penjualan.
·         Pembelian aktiva tetap.
·         Pembayaran hutang-hutang perusahaan.
·         Pembayaran kembali investasi dari pemilik perusahaan.
·         Pembayaran sewa, pajak, deviden, bunga dan pengeluaran lain-lain.
Laporan arus kas ini memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas dari perusahaan dari suatu periode tertentu, dengan mengklasifikasikan transaksi berdasarkan pada kegiatan operasi, investasi dan pendanaan.
Menurut PSAK No.2 (2002:9) Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode tertentu yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
1.      Aktivitas Operasi
Aktivitas operasi menimbulkan pendapatan dan beban dari operasi utama suatu perusahaan. Karena itu aktivitas operasi mempengaruhi laporan laba rugi, yang dilaporkan dengan dasar akrual. Sedangkan laporan arus kas melaporkan dampaknya terhadap kas. Arus masuk kas terbesar dari opersi berasal dari pengumpulan kas dari langganan. Arus masuk kas yang kurang penting adalah penerimaan bunga atas pinjaman dan dividen atas investasi saham. Arus keluar kas operasi meliputi pembayaran terhadap pemasok dan karyawan, serta pembayaran bunga dan pajak.
2. Aktivitas Investasi
Aktivitas investasi meningkatkan dan menurunkan aktiva jangka panjang yang digunakan perusahaan untuk melakukan kegiatannya. Pembelian atau penjualan aktiva tetap seperti tanah, gedung, atau peralatan merupakan kegiatan investasi, atau dapat pula berupa pembelian atau penjualan investasi dalam saham atau obligasi dari perusahaan lain.
Pada laporan arus kas kegiatan investasi mencakup lebih dari sekedar pembelian dan penjualan aktiva yang digolongkan sebagai investasi di neraca. Pemberian pinjaman juga merupakan suatu kegiatan investasi karena pinjaman menciptakan piutang kepada peminjam. Pelunasan pinjaman tersebut juga dilaporkan sebagai kegiatan investasi pada laporan arus kas.
3. Aktivitas Pendanaan
Aktivitas pendanaan meliputi kegiatan untuk memperoleh kas dari investor dan kreditor yang diperlukan untuk menjalankan dan melanjutkan kegiatan perusahaan. Kegiatan pendanaan mencakup pengeluaran saham, peminjaman uang dengan mengeluarkan wesel bayar dan pinjaman obligasi, penjualan saham perbendaharaan, dan pembayaran terhadap pemegang saham seperti dividen dan pembelian saham perbendaharaan. Pembayaran terhadap kreditor hanyalah mencakup pembayaran pokok pinjaman.


Nah dari pembahasan diatas gimana nih readers sudah siap jadi seorang wirausahawan yang baik ?? tentu saja jika kalian ingin menjadi wirausahawan yang baik kalian harus bisa mengelola keuangan perusahaan kalian agar tidak bunting yaa. Jadi jika kalian telah membaca dari atas sampai bawah artinya kalian telah mempelajari aspek aspek penting dalam mengelola keuangan perusahaan atau usaha kalian nihh readers. Mulai dari apasih itu manajemen keuangan, lalu sumber dana, penggunaan dana, sampai cash flow. Oke readers sekian pembahasan kita minggu ini. Sampai jumpa di blog selanjutnya yaaa. See you !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar