Heii guys !! Apa
kabar kalian semua ? Semoga sehat selalu yaa. pada kesempatan kali ini
mimin mau ngebahas hal yang gak kalah pentingnya nihh bagi kalian yang mau jadi
seorang wirausahawan. Tahukah kalian bahwa salah
satu rahasia kesuksesan bisnis adalah pandai memanage keuangan dengan baik dan benar?
Lalu apa jadinya jika seorang wirausahawan tidak bisa memanage keuangannya
sendiri ? wahhh pasti akan berdampak buruk yaa. Maka dari itu dala artikel ini
mimin bakalan ngebahas tentang Manajemen Keuangan, just keep on reading ya
guys.
MANAJEMEN KEUANGAN
Seorang manajer keuangan
dalam suatu perusahaan harus mengetahui bagaimana mengelola segala unsur dan
segi keuangan, hal ini wajib dilakukan karena keuangan merupakan salah satu
fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan.
Unsur manajemen keuangan harus diketahui oleh seorang manajer.
Misalkan saja seorang manajer keuangan tidak mengetahui apa-apa saja yang
menjadi unsur-unsur manajemen keuangan, maka akan muncul kesulitan dalam
menjalankan suatu perusahaan tersebut.
Sebab itu, seorang manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktivitas
manajemen keuangan, khususnya penganalisisan sumber dana dan penggunaan-nya
untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan tersebut. Seorang
manajer keuangan harus memahami arus peredaran uang baik eksternal maupun
internal.
Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan
atau aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana cara memperoleh
pendanaan modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, dan mengelola aset
yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan.
Tujuan
Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan demikian
apabila suatu saat perusahaan dijual, maka
harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin. Seorang manajer juga harus mampu
menekan arus peredaran uang agar
terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan.
ANALISIS SUMBER DANA
Langkah pertama dalam analisis sumber dana adalah laporan
perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu. Laporan tersebut
menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut yang mencerminkan
adanya sumber atau penggunaan dana.
Pada umumnya rasio keuangan yang dihitung bisa dikelompokkan
menjadi enam jenis yaitu:
1. Rasio Likuiditas, rasio ini untuk
mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka
pendeknya.
2. Rasio Leverage, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak
dana yang di-supply oleh
pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur
perusahaan.
3. Rasio Aktivitas, rasio ini digunakan
untuk mengukur efektivitas manajemen dalam menggunakan sumber dayanya. Semua
rasio aktifitas melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi
pada berbagai jenis harta.
4. Rasio Profitabilitas, rasio ini
digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang dilihat dari laba yang
dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
5. Rasio Pertumbuhan, rasio ini
digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan mempertahankan posisi
ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
6. Rasio Penilaian, rasio ini merupakan
ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap oleh karena rasio tersebut
mencemirkan kombinasi pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil
pengembalian.
ANALISIS PENGGUNAAN DANA
Seorang wirausaha atau Direktur/Manajer keuangan harus dapat
mengawasi dan menentukan pengalokasian dana untuk berbagai kemungkinan
penggunaan.
Penggunaan sumber dana harus sesuai dengan rencana serta
sasaran pokok usaha sehingga dapat memaksimalkan keuntungan bagi pemilik modal
dan kontinuitas pengembalian pinjaman.
Rencana dana harus ditetapkan terlebih dahulu dan ini
merupakan bagian dari rencana usaha atau kelayakan usaha, dimana pengalokasian
dana harus mengikuti prinsip pengelolaan keuangan yang telah ditetapkan dalam
rencana tersebut.
Rencana penggunaan dana jangka pendek berupa; kas, surat
berharga, piutang, dan persediaan termasuk dalam investasi aktiva lancar dan rencana
penggunaan dana jangka panjang berupa; Tanah, gedung, pabrik dan peralatan
termasuk dalam investasi
aktiva tetap
ARUS KAS (CASHFLOW)
Arus kas (cash flow) adalah suatu laporan
keuangan yang berisikan pengaruh kas dari kegiatan operasi, kegiatan transaksi
investasi dan kegiatan transaksi pembiayaan/pendanaan serta kenaikan atau
penurunan bersih dalam kas suatu perusahaan selama satu periode.
Laporan arus kas (cash flow)
mengandung dua macam aliran/arus kas yaitu:
1.
Cash
Inflow
Cash
inflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang melahirkan
keuntungan kas (penerimaan kas). Arus kas mauk terdiri dari:
·
Hasil penjualan produk atau jasa
perusahaan.
·
Penagihan piutang dari penjualan
kredit.
·
Penjualan aktiva tetap yang ada.
· Penerimaan investasi dari pemilik
atau saham bila perseroan terbatas.
·
Pinjaman atau hutang dari pihak
lain.
·
Penerimaan sewa dan pendapatan lain.
2. Cash Outflow
Cash
outflow adalah arus kas yang terjadi dari kegiatan transaksi yang mengakibatkan
beban pengeluaran kas. Arus kas keluar (Cash outflow) terdiri dari:
·
Pengeluaran biaya bahan baku, tenaga
kerja langsung dan biaya pabrik lain-lain.
·
Pengeluaran biaya administrasi umum
dan administrasi penjualan.
·
Pembelian aktiva tetap.
·
Pembayaran hutang-hutang perusahaan.
·
Pembayaran kembali investasi dari
pemilik perusahaan.
·
Pembayaran sewa, pajak, deviden,
bunga dan pengeluaran lain-lain.
Laporan
arus kas ini memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan
pengeluaran kas dari perusahaan dari suatu periode tertentu, dengan
mengklasifikasikan transaksi berdasarkan pada kegiatan operasi, investasi dan
pendanaan.
Menurut
PSAK No.2 (2002:9) Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periode
tertentu yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan
pendanaan.
1.
Aktivitas
Operasi
Aktivitas
operasi menimbulkan pendapatan dan beban dari operasi utama suatu perusahaan.
Karena itu aktivitas operasi mempengaruhi laporan laba rugi, yang dilaporkan
dengan dasar akrual. Sedangkan laporan arus kas melaporkan dampaknya terhadap
kas. Arus masuk kas terbesar dari opersi berasal dari pengumpulan kas dari
langganan. Arus masuk kas yang kurang penting adalah penerimaan bunga atas
pinjaman dan dividen atas investasi saham. Arus keluar kas operasi meliputi
pembayaran terhadap pemasok dan karyawan, serta pembayaran bunga dan pajak.
2. Aktivitas Investasi
Aktivitas
investasi meningkatkan dan menurunkan aktiva jangka panjang yang digunakan
perusahaan untuk melakukan kegiatannya. Pembelian atau penjualan aktiva tetap
seperti tanah, gedung, atau peralatan merupakan kegiatan investasi, atau dapat
pula berupa pembelian atau penjualan investasi dalam saham atau obligasi dari
perusahaan lain.
Pada
laporan arus kas kegiatan investasi mencakup lebih dari sekedar pembelian dan
penjualan aktiva yang digolongkan sebagai investasi di neraca. Pemberian
pinjaman juga merupakan suatu kegiatan investasi karena pinjaman menciptakan
piutang kepada peminjam. Pelunasan pinjaman tersebut juga dilaporkan sebagai
kegiatan investasi pada laporan arus kas.
3. Aktivitas Pendanaan
Aktivitas
pendanaan meliputi kegiatan untuk memperoleh kas dari investor dan kreditor
yang diperlukan untuk menjalankan dan melanjutkan kegiatan perusahaan. Kegiatan
pendanaan mencakup pengeluaran saham, peminjaman uang dengan mengeluarkan wesel
bayar dan pinjaman obligasi, penjualan saham perbendaharaan, dan pembayaran
terhadap pemegang saham seperti dividen dan pembelian saham perbendaharaan.
Pembayaran terhadap kreditor hanyalah mencakup pembayaran pokok pinjaman.
Nah dari pembahasan diatas gimana nih
readers sudah siap jadi seorang wirausahawan yang baik ?? tentu saja jika
kalian ingin menjadi wirausahawan yang baik kalian harus bisa mengelola
keuangan perusahaan kalian agar tidak bunting yaa. Jadi jika kalian telah membaca
dari atas sampai bawah artinya kalian telah mempelajari aspek aspek penting
dalam mengelola keuangan perusahaan atau usaha kalian nihh readers. Mulai dari
apasih itu manajemen keuangan, lalu sumber dana, penggunaan dana, sampai cash
flow. Oke readers sekian pembahasan kita minggu ini. Sampai jumpa di blog
selanjutnya yaaa. See you !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar